Jaringan Advokasi LSM Papua Barat
Bahasa Indonesia   English

 

 

Headline

  • Soal Dana Karang Taruna, Polisi Masih Cari Alat Bukti

    upload/case_thumbnail_fedora_

    MANOKWARI – Penyidik Reskrim polres manokwari kini masih mencari 2 alat bukti untuk mengun ...

    1

Siaran Perss

24 Februari 2010

MRP SEBAIKNYA AJUKAN UJI MATERIL

MRP SEBAIKNYA AJUKAN UJI MATERIL

MANOKWARI – Rekomendasi Majelis Rakyat Papua (MRP) soal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di tingkat kabupaten/kota yang harus orang asli Papua belum bisa digunakan dalam Pemilihan Kepala Daerah. Anggota KPU Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma mengatakan, pelaksanaan Pilkada tetap didasarkan pada Undang-Undang nomor 32 tahun 2008. Meski demikian KPU siap menggunakan rekomendasi MRP jika memiliki dasar hukum yang kuat. “KPU akan memakai aturan penyelenggaraan pemilu yang berlaku. Itu berarti, tetap berdasar pada UU 32/2008, bukan UU 21 tahun 2001,” katanya.

Peluang menggunakan rekomendasi itu sebetulnya belum tertutup sama sekali. KPU, demikian Filep, menyarankan MRP mendorong uji materil UU 21/2001 melalui Mahkamah Konstisusi. Bisa juga dengan meminta pertimbangan Mahkamah Agung (MA) untuk memasukkan pasal yang mengatur pilkada kabupaten/kota dalam UU 21/2001. Langkah itu disarankan sebab KPU pada dasarnya siap ‘mengeksekusi’ atau menggunakan rekomendasi tersebut sepanjang secara yuridis memiliki dasar yang kuat.  “KPU butuh kepastian hukum,” katanya.

Pilkada pada tujuh daerah di Papua Barat rencananya digelar pada September 2010.  Rentang waktu yang ada masih bisa digunakan untuk memperjuangkan uji material yang dimaksud Filep. “Proses tersebut bisa dipercepat. Tapi semua tergantung peran DPRP Papua dan MRP,” cetus alumni STIH Manokwari ini. Filep yang juga membidangi Divisi Hukum dan Humas KPU-PB menambahkan, jika beberapa bulan kedepan sudah ada keputusan dari dua lembaga itu, berarti ada ruang untuk menerapkan rekomendasi MRP.

Pihaknya telah bertemu dengan MRP dalam Rakornis di Jayapura dan membicarakan soal rekomendasi itu. Sementara rekomendasi MRP telah diketahui sebagian lembaga negara di Jakarta. ”Termasuk KPU pusat,” tandasnya. (cp)

Share on Facebook      

Komentar

# Nama Tanggal Komentar

Memberikan Komentar

Nama :
Komentar :

250 Karakter tersisa
Security Code :

Berita Terkini

23 April 2014
REKAPAN PPD MANOKWARI SELATAN BELUM LENGKAP MANOKWARI – Rapat pleno PPD Distrik Manokwari Selatan sempat ditunda, akibat hasil rekapan dari distrik tersebut belum semuanya rampung. Pad ...
23 April 2014
RATUSAN PERSONIL AMANKAN PLENO REKAPITULASI SUARA DI KPU MANOKWARI     MANOKWARI – Polres Manokwari menerjunkan ratusan personil untuk mengamankan jalannya pleno rekapitulasi suara di kantor KPU Kabu ...
22 April 2014
MANTAN PEMAIN PERSIPURA AGUS OHEE MENINGGAL Jayapura, 20/4 (Jubi)-Agustinus Ohee, salah satu defender Persipura era 1978-1980 an,  meninggal dunia di Jakarta pada Minggu(20/4). Ayah kan ...
22 April 2014
MIRAS PICU BENTROK ANTAR WARGA DI KOTA SORONG Jayapura, 21/4 (Jubi) – Berawal dari minuman beralkohol, bentrok antar warga pecah di Kota Sorong, Papua Barat, akibatnya beberapa warga luk ...
16 April 2014
Dua Terdakwa Dijerat Pasal Gratifikasi Manokwari, Media Papua-  Yeremiar Rumbobiar dan Dullah Golaph, dua dari 3 terdakwa perkara dugaan kurupsi pengadaan alat-alat olahraga pada Kan ...

 

Shoutbox

22-04-2014 04:07
Black Fox
Pada pokoknya masyarakat sudah dikondisikan dalam keadaan yg buruk, wajar kalau para wakil rakyat ini kacau balau karena proses yg saat ini diseting memang untuk melahirkan generasi2 yg tidak punya kemmapuan apa2, hanya jadi kambing congek di atur ol
25-03-2014 19:19
ian
kesalahan ada pda partai karena tidak melalui proses yang sesunggihny dalam mengankat calon dpr, tidak adanya proses pengkaderan.
15-03-2014 12:44
anak papua
kasus demi kasus korupsi di tanah papua tdk ada yg serius di tindak lanjuti,aparat hukum hanya tebang pilih,sama halnya dengan LSM anti korupsi yg tergantung nego.....sy hanya ingatkan hati@ dng hukum karma yg suatu saat akan jd bumereng buat kalian
14-03-2014 21:40
sekar
dari kita untuk kita
14-03-2014 05:38
Tao
Pileg 2014 di kab Maybrat, Tambrauw, dan kota sorong....tidak jauh berbeda karena para elitnya....tidak mendidik rakyat kecil dalam hal pendidikan politik yg baik dan benar
10-03-2014 09:19
yanus wanimbo
bagaimana dengan Mahasiswa Papua yang kulia di Fakultas Hukum:di Luar tanah Papua, Apakah ada bantuan selain Advokat
06-03-2014 01:16


06-03-2014 01:15


09-01-2014 02:47
ss
laporan
29-12-2013 07:39


Nama :
Pesan :

Kontribusi

Banner Anda

Ukuran : 170px x 40px
Harga : Rp. 300.000 / bulan
Hubungi : (0986) 212392, 081340796997, 081248648965, 081344661392
Info lebih lanjut

 

Kegiatan

Tidak ada Kegiatan untuk saat ini.

Info LSM

Jajak Pendapat

Setujukah anda "DIALOG PAPUA-JAKARTA" dapat menyelesaikan masalah Papua?


 

 

Info

Arsip

Info LSM

Statistik

Page Hit

Hari Ini 354
Minggu Ini 2182
Bulan Ini 35993
Tahun Ini 204845

Jumlah Pengunjung

Hari Ini 338
Minggu Ini 2035
Bulan Ini 33737
Tahun Ini 188446