Jaringan Advokasi LSM Papua Barat
Bahasa Indonesia   English

 

 

Headline

Tidak ada Jejak Kasus untuk saat ini.

Siaran Perss

13 Oktober 2010

Menhut Inkonsisten Soal Penyebab Banjir Bandang Wasior

Menhut Inkonsisten Soal Penyebab Banjir Bandang Wasior

Jakarta- Koordinator Kaukus Papua di Parlemen RI, Paskalis Kossay, menyayangkan Pemerintah, terutama Menteri Kehutanan, yang terkesan inkonsisten terkait soal penyebab bencana banjir bandang di Wasior, Provinsi Papua Barat.

Koordinator Kaukus Papua di Parlemen RI meminta pihak Kementerian Kehutanan untuk tidak bersikap inkonsisten terkait pernyataan mengenai penyebab bencana banjir bandang di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

“Janganlah bersikap mendua dan sengaja melakukan pembohongan publik mengenai penyebab terjadinya bencana Wasior yang telah menelan koran jiwa lebih 150 orang, ratusan lainnya masih dinyatakan hilang,” kata KOordinator Kaukus Papua, Paskalis Kossay, Rabu (13/10).

Kossay mengungkapkan hal ini terkait pernyataan beberapa pihak dari jajaran Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, terutama oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

“Sudah jelas bencana itu terjadi karena penurunan daya dukung lingkungan akibat penebangan hutan yang berlangsung lama sejak dekade 1990-an, termasuk adanya indikasi kuat berlangsungnya tindak pembalakan liar,” katanya

Namun, lanjutnya, pihak Kaukus Papua kini dibuat bingung dan terhenyak oleh pernyataan resmi Pemerintah yang agak berbau mau melindungi faktor utama penyebab bencana kemanusiaan ini.

“Lebih ironis lagi, Menteri Kehutanan yang awalnya sudah mengakui bahwa bencana Wasior karena `deforestasi` hutan, namun sekarang menyangkal lagi dan ikut memperkuat pernyataan resmi Pemerintah. Ada apa di balik semua ini,” tanyanya.

Padahal, lanjutnya, dengan kasat mata para korban bencana yang lolos dari maut mengungkapkan, banjir bandang Wasior jadi kian dahsyat akibat limpahan bekas-bekas material hutan, termasuk kayu-kayu gelondongan.

“Sekarang seperti sebuah orkestra, semuanya pihak berkompeten, termasuk BKMG melagukan koor bersama bahwa bencana di Papua itu karena cuaca berupa hujan deras berjam-jam. Kasihan jika hanya itu yang jadi kesimpulan. Sementara beberapa pakar berkompeten dan kredibel di dalam maupun luar negeri memberi kesimpulan berbeda,” katanya.

Dia juga mengharapkan, agar Pemerintah dan jajarannya lebih fokus membela kepentingan rakyat dan berpihak kepada penyelematan lingkungan. (so)

Share on Facebook      

Komentar

# Nama Tanggal Komentar

Memberikan Komentar

Nama :
Komentar :

250 Karakter tersisa
Security Code :

Berita Terkini

21 April 2015
KEJARI MANOKWARI AKAN NAIKAN STATUS PENYELIDIKAN SEJUMLAH KASUS KORUSI                      Manokwari maness-  K ...
30 Januari 2015
JAV Lirik Dana Hibah Pemkab Manokwari 2014     MANOKWARI,Maness,  Jaringan Advokasi (JAV) LSM Papua Barat,mandapat sejumlah data tentang penggunaan dana hibah Pemkab Manokwari ...
30 Januari 2015
Karangtaruna Palang Dinsos Akibat Penyalagunaan Anggaran 2014 (Lambang Karang Taruna)   MANOKWARI,Maness- Gabungan seluruh ketua Karang Taruna se-Manokwari,pada kamis (29/1) sekitar pukul 09:00 Wit, memala ...
30 Januari 2015
JAV Desak Kejaksaan Transparan Soal Pemeriksaan Sekda (LAMBANG KEJAKSAAN) Manokwari,Manes-  Koordinator Jaringan Advokasi (JAV) LSM Papua Barat,Andris Wabdaron, Meminta Kepala Kejaksaan Negeri M ...
23 Januari 2015
YUNUS BOARI MENGELAK KONTRAK KERJA (ILUSTRASI)               Manokwari, Maness -    Terdakwa Yunus Boari dalam sidan lanj ...

 

Shoutbox

24-04-2015 03:17
petrus waropen
apakah untuk bukan april 2015 ini ada di buka reckruitmen anggota baru,,,,
10-04-2015 08:55
isnayedi
Mohon maaf, mau tanya apakah msh ada lowongan kerja,, ?
08-04-2015 00:55


08-04-2015 00:55


30-03-2015 04:36
Hariyanti Sadaly
Mohon di update alamat Sekretariat Jaringan Advokasi LSM Papua Barat. SMERU mengirim buletin ke Jaringan Advokai LSM Papua Barat melalui alamat yang tertera pada webnya ternyata kembali. terima kasih.
16-02-2015 21:08
Johan Dony Wakum.
Pendidikan dan Kesehatan sangat berkaitan pada Kemanusiaan dan Lingkungan dalam arti lingkungan sosial budaya adat istiadat yang harus perlu dan tegas kita kontrol dengan adanya PERDA terimakasi..
30-01-2015 09:32
sepnat naw
membenahi persoalan politik yang terjadi antara provinsi dan daerah secara kusus di kabupaten Maibrat yang belum di selesaikan hingga saat ini jangan membiarkan masyarakat menderita atas kepentingan sekelompok orang dalam kepentingan nya
30-01-2015 09:22
gatot
maju dan mundur nya papua ada di dalam pemikiran masyarakat ..berilah kesempatan pada masyarakat sepenuhnya
29-01-2015 04:18
Putra Sorong
Pangkas korupsi dari gubernur sampai jajarannya yang masih bersembunyi... kasihan masyarakat papua asli yang belum berpakian
27-01-2015 11:27
nenroy
minta root punya nomor hp kaa..
Nama :
Pesan :

Kontribusi

Banner Anda

Ukuran : 170px x 40px
Harga : Rp. 300.000 / bulan
Hubungi : (0986) 212392, 081340796997, 081248648965, 081344661392
Info lebih lanjut

 

Kegiatan

Tidak ada Kegiatan untuk saat ini.

Info LSM

Jajak Pendapat

Menurut anda, Pendidikan dan Kesehatan di Kabupaten Manokwari dan Papua Barat pada umumnya perlu di PERDA kan?


 

 

Info

Arsip

Info LSM

Statistik

Page Hit

Hari Ini 3594
Minggu Ini 22734
Bulan Ini 67747
Tahun Ini 239480

Jumlah Pengunjung

Hari Ini 3219
Minggu Ini 22172
Bulan Ini 66135
Tahun Ini 230884